Twitter Kembangkan Fitur Spaces; Kompetitor Clubhouse?

fitur spaces twitter

Setelah aplikasi Clubhouse naik daun dalam beberapa waktu belakangan, kini Twitter pun tengah mengembangkan fitur serupa bernama Spaces. Twitter agaknya tidak ingin ketinggalan untuk menyematkan fitur berbasis audio dalam aplikasinya. Hal ini kemudian menjadi perbincangan publik yang menilai fitur ini akan menjadi kompetitor bagi Clubhouse. Bagaimanakah perbincangan publik terkait fitur terbaru dari Twitter ini? Simak selengkapnya.

  • Fitur spaces twitter

Puncak Keramaian Warganet Bahas Spaces

Diketahui, Twitter telah meluncurkan aplikasi berbasis audio dalam versi private beta untuk sebagian kecil pengguna iOS. Bahkan seolah tak ingin ketinggalan dari kompetitornya, selama seminggu belakangan Twitter juga tengah fokus mengembangkan dan melakukan penyempurnaan pada fitur ini. 

Perbincangan untuk topik ini memuncak pada 20 Februari 2021. Hal ini dipicu oleh munculnya pemberitaan tentang Spaces di media daring yang kemudian mendapat sambutan dari warganet. Total perbincangan warganet selama periode pemantauan mencapai 308 cuitan dengan didominasi oleh cuitan bersentimen positif. Apabila dilihat melalui dominasi sentimennya, sepertinya Sapces mendapat tanggapan baik dari warganet.

Spaces Mirip Clubhouse?

Kosa kata “mirip-mirip” menjadi salah satu kosa kata yang kerap digunakan oleh warganet ketika membahas topik ini. Warganet menilai fitur ini mirip atau hampir sama dengan Clubhouse yang telah lebih dulu dikenal luas oleh warganet.

Spaces dinilai mirip dengan Clubhouse lantaran sama-sama merupakan fitur layanan berbasis audio. Terlebih melalui desain tampilan yang dikabarkan juga hampir sama. Spaces juga memuat ruang obrolan berbasis audio yang di dalamnya terdapat host, pembicara, dan pendengar. Spaces bahkan digadang-gadang akan menjadi kompetitor terberat Clubhouse. Lalu bagaimanakah sambutan warganet?

Sambutan Positif untuk Spaces

Seperti yang disinggung di awal, Spaces mendapat sambutan baik dari warganet. Hal ini terlihat melalui sentimen yang mendominasi pada topik ini. Warganet menilai pengembangan fitur dari Twitter ini merupakan jawaban dari tantangan Clubhouse. Bahkan terlihat antusiasme warganet yang ingin mencoba fitur tersebut. Terlebih, Spaces dapat digunakan oleh para pengguna android, berbeda halnya dengan Clubhouse yang hanya dapat digunakan oleh pengguna iOS sehingga dinilai terlalu eksklusif.

Sambutan Negatif untuk Spaces

Meski didominasi oleh cuitan bersentimen positif, munculnya fitur ini juga mendapat sambutan negatif dari sebagian warganet. Fitur yang tengah dikembangkan oleh Twitter ini dikabarkan kalah start oleh kompetitor lainnya, yakni Facebook yang juga tengah menggarap aplikasi sejenis. Bahkan warganet menilai fitur ini memiliki unsur plagiarisme. Warganet juga mempertanyakan manfaat dari media sosial berbasis audio ini.

Penutup

Spaces dianggap sebagai kompetitor terkuat atau respon atas mencuatnya popularitas Clubhouse beberapa waktu belakangan. Kemunculan fitur ini juga dianggap menambah deretan panjang persaingan dunia digital saat ini yang semakin berkembang pesat. Warganet menilai fitur ini “mirip-mirip” dengan aplikasi serupa, yakni Clubhouse. Oleh karena itu, tak heran apabila sebagian warganet justru mempertanyakan soal plagiarisme dalam pengembangan fitur Spaces ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: