Perbincangan Seputar Isu PKI Jelang Peringatan Berdarah 30 September

Setiap menjelang tanggal 30 September, isu PKI selalu ramai menjadi topik perbincangan masyarakat Indonesia. Tanggal tersebut setiap tahunnya diperingati sebagai masa kelam sejarah bangsa Indonesia. Yang diperingati adalah malam kelam dalam sejarah yang menewaskan enam pejabat tinggi publik. Termasuk juga anak dari Jendral A.H. Nasution yaitu Ade Irma Suryani Nasution dan Ajudannya Lettu CZI Pierre Andreas Tendean.

Aksi pembunuhan tersebut telah dirancang dan dilaksanakan dalam satu malam yang kemudian dinamakan Gestapu. Karena kekejaman inilah Gestapu yang akhirnya disebut sebagai G30S menjadi catatan penting sejarah sebagai peringatan akan kejamnya PKI.

Wajar jika setiap tahun menjelang tanggal 30, perbincangan di media sosial Twitter diramaikan oleh topik G30S PKI. Bagaimanakah arus perbincangan warganet terkait topik ini? Simak selengkapnya.

Infografik Perbincangan Topik G30S PKI di Twitter

Media Monitoring Netray memantau perbincangan topik ini sejak 14 September sampai dengan 28 September 2020. Selama periode tersebut ditemukan sebanyak 59.1K cuitan terkait topik G30S PKI dengan didominasi oleh cuitan bersentimen negatif. Selain itu terlihat pula dominasi gender yang mencuitkan topik tersebut.

Perbincangan terkait topik ini memang terus menjadi topik hangat. Belum lagi belakangan mencuat isu terkait munculnya Neo Komunis yang sempat berhembus ke publik. Isu tersebut juga disuarakan oleh Gatot Nurmantyo seorang mantan jenderal TNI yang belakangan kerap menjadi sorotan. Akan tetapi, secara luas perbincangan terkait topik PKI mulai muncul pada 16 September 2020 dan terus memuncak hingga 28 September 2020.

Isu PKI dan Partai Politik

Isu PKI kerap kali dikaitkan dengan partai politik yang saat ini berada di parlemen. Partai tersebut adalah PDIP dan PSI. Kedua partai ini kerap mendapat tuduhan warganet sebagai partai yang menganut paham komunis. Dan hal tersebut lantas memicu perdebatan. Bahkan Jokowi selaku Presiden RI pun kerap menjadi sasaran tuduhan warganet yang menilai beliau menganut paham komunis. Meski hingga saat ini tuduhan tersebut dinilai tidak mendasar.

Gatot Nurmantyo, KAMI, dan Isu PKI

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) beberapa waktu lalu melakukan deklarasi yang kemudian menuai polemik dan perdebatan. Gerakan ini dianggap biang rusuh oleh sebagian warganet, namun tidak sedikit pula warganet yang mendukung gerakan ini. Gatot Nurmantyo selaku deklarator gerakan ini mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap keberadaan Neo PKI. Ia bahkan menganggap bahwa pencopotan dirinya oleh Presiden Joko Widodo karena pernah membuat acara nonton bareng (nobar) film G30S-PKI di kalangan internal militer Indonesia. Baca selengkapnya melalui https://blog.netray.id/pemecatan-gatot-nurmantyo-gorengan-akhir-september/.

Perbincangan terkait topik ini terus memuncak hingga 28 September 2020 mencapai 31,454 cuitan. Perbincangan warganet masih berkaitan dengan Gatot Nurmantyo, KAMI, dan seruan untuk menyaksikan kekejaman PKI melalui film G30S PKI. Namun, dalam arus perbincangan tersebut tidak sedikit warganet yang menuduh bahwa Gatot merupakan bagian dari Orba yang mencoba menjual isu PKI demi birahi politiknya.

Kosakata Populer dan Top Akun

Melalui diagram kosa kata populer terlihat nama Gatot Nurmantyo dan beberapa kosa kata populer lain terkait topik ini. Seperti nobar, komunis, fakta, dan lain sebagainya. Sedangkan melalui Top Account terlihat beberapa akun yang paling banyak bersuara terkait topik ini.

Pantauan top akun menunjukkan dua akun tersebut bersuara terkait kekejaman PKI dan seruan untuk menumpas PKI. Hal ini menunjukan kedua akun tersebut merupakan akun yang selaras dengan suara Gatot Nurmantyo.

PKI menjadi momok kelam sejarah bangsa Indonesia yang pernah merasakan kekejamannya. Perbincangan terkait topik ini terus mencuat ke publik, terlebih saat menjelang peringatan 30 September setiap tahunnya. Nama Gatot Nurmantyo kian santer disebut ketika ia menyuarakan ajakan untuk waspada terhadap kebangkitan PKI kembali yang ia sebut sebagai Neo PKI. Hal ini tentu menuai pro kontra dan tidak sedikit warganet yang menganggap ini merupakan bagian dari keinginan Gatot untuk berkuasa dengan menjual isu PKI kembali.

Demikian pantauan Netray terkait topik seputar isu PKI jelang peringatan tahunan tanggal 30 September 2020 nanti. Gatot Nurmantyo menjadi sorotan utama publik jelang peringatan pada tahun ini melalui seruan dan gerakannya (KAMI). Meski demikian, seperti apapun isu yang tengah berkembang di publik saat ini, ada baiknya kita mempelajari lebih dalam tentang sejarah bangsa ini, agar menjadi generasi yang lebih baik dan dapat mengisi kemerdekaan dengan hal yang berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: