Pemerintah Fokus Kembangkan Industri Halal Di Tengah Pandemi

Industri halal menjadi sektor yang kian dikembangkan oleh pemerintah. Industri halal menjadi bagian dari ekonomi berbasis syariah yang dinilai memiliki potensi yang dapat berkembang pesat di Tanah Air. Kabarnya pemerintah tengah serius menggarap sektor ini dimulai dari sektor keuangan dan berlanjut pada pengembangan sektor riil. Hal ini juga dibuktikan dengan didirikannya Badan Penyelenggara Penjaminan Produk Halal (BPJPH). Upaya tersebut dilakukan untuk menangkap peluang pasar domestik maupun internasional.

industri halal

Media Monitoring Netray memantau pembahasan media pemberitaan daring seputar topik ini sejak 18 Maret 2021 sampai dengan 16 April 2021. Selama periode tersebut ditemukan 276 total artikel pemberitaan yang berasal dari 56 media pemberitaan daring dengan didominasi oleh pemberitaan berkategori keuangan, pariwisata, dan pemerintahan. Ketiga kategori pemberitaan tersebut memiliki kaitan dengan fokus pengembangan pemerintah dalam industri berbasis halal.

Melalui grafik di atas terlihat pemberitaan seputar topik ini memiliki intensitas yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat diamati melalui munculnya pemberitaan terkait topik ini setiap harinya pada grafik di atas. Meski terus menjadi pembahasan, pemerintah menilai sektor ini masih belum berkembang secara pesat.

Melalui fitur Issues Report dapat diamati beberapa kata kunci yang kerap muncul dalam pemberitaan media daring dalam membahas topik ini. Beberapa di antaranya ialah syariah, halal, bank, keuangan, unilever dan beberapa kosa kata lainnya. Seperti halnya pada Word Cloud dapat diamati beberapa kosa kata yang serupa. Menariknya, melalui kedua hasil report tersebut terlihat sebuah nama perusahaan yang tidak asing di jaringan pasar global, yakni PT. Unilever yang turut menjadi pembahasan media daring. Mengapa Unilever turut menjadi pembahasan media terkait topik ini?

Unilever Turut Mengambil Andil Kembangkan Industri Halal di Tanah Air

Dalam upaya mengembangkan industri ini PT Unilever Indonesia Tbk turut mengambil peran. Hal ini ditunjukkan melalui peluncuran Unilever Muslim Center of Excellence (UMCE) sebagai pusat studi produk halal yang akan digunakan untuk melahirkan produk-produk FMCG yang halal.

Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk, Ira Noviarti dalam peluncuran UMCOE secara virtual mengatakan Unilever Indonesia berkomitmen untuk penerapan sistem jaminan halal secara menyeluruh. Komitmen tersebut kami perkuat dengan meluncurkan UMCOE sebagai wujud keseriusan Unilever dalam melahirkan rangkaian produk dan program yang relevan dengan kebutuhan konsumen muslim di Indonesia maupun dunia. Dengan adanya kemitraan ini, UMCOE berupaya mewujudkan komunitas muslim yang lebih sehat dan sejahtera melalui rangkaian program pengembangan ekonomi syariah, dan pemberdayaan masyarakat. Itulah sebabnya PT Unilever Indonesia Tbk turut menjadi pembahasan media terkait topik ini.

Industri Halal Berkembang Meski di Tengah Pandemi

Wakil Presiden, Ma’ruf Amin di Jakarta dalam acara peluncuran program Muslim Center of Excellence (M-COE) yang diselenggarakan Unilever Indonesia secara daring mengatakan sebaiknya pengusaha Indonesia mengembangkan bisnis di bidang syariah untuk memperkuat ekosistem industri halal nasional. Menurut Ma’ruf Amin dengan berkembangnya jumlah pengusaha yang menggeluti bidang syariah maka pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia akan semakin cepat tercapai.

Ma’ruf Amin mengatakan bahwa di tengah pandemi perbankan syariah tetap tumbuh positif karena perbankan syariah menggunakan sistem bagi hasil atau berbagi beban. Menurutnya, seperti dalam bermudharabah atau kerja sama antara pemilik dana dan pengelola dana, sistem bagi hasil membuat antara pengelola dana dan pemilik dana memperoleh keuntungan yang sama.

Dilansir melalui laman Sindonews pemerintah memiliki empat strategi yang akan menjadikan RI sebagai pusat halal dunia, seperti pertama dengan pembangunan kawasan industri halal atau Halal Industrial Park (HIP), kedua adalah melalui penggabungan tiga bank syariah milik negara menjadi Bank Syariah Indonesia, ketiga adalah dengan melakukan optimalisasi pengelolaan dana sosial, keempat dengan mendirikan pusat-pusat pelatihan dan pengembangan bagi para pelaku bisnis syariah. Selain itu, Wapres mengimbau agar masyarakat dan seluruh jajaran memberikan kontribusi aktifnya untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Upaya lainnya yang ditunjukkan oleh pemerintah juga disampaikan oleh Sri Mulyani. Selaku Menteri Keuangan RI, ia mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen mendukung, memfasilitasi, dan memperkuat ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan hal ini sesuai dengan masterplan ekonomi dan keuangan syariah 2019-2024, yaitu mewujudkan Indonesia yang mandiri, makmur, dan madani dengan menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia. Saat ini pemerintah telah membuka dua daerah industri halal yang menjadi piloting, yaitu Modern Cikande Industrial Estate di Serang dan Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo. Menurut Sri Mulyani pengembangan infrastruktur dan klaster industri halal merupakan kontributor penting peningkatan industri halal.

Pada kategori Top People terlihat Wakil Presiden Ma’ruf Amin menempati posisi teratas kategori ini, kemudian diikuti oleh Erick Thohir dan Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan RI. Selain itu, pada kategori Top Organizations terlihat MUI, BUMN, dan beberapa organisasi terkait lainnya yang turut menjadi pembahasan media pemberitaan daring pada topik ini.

Sementara itu, pada kategori Top Portal terlihat Republika dan Sindonews menempati urutan teratas sebagai media yang paling banyak menerbitkan artikel pemberitaan seputar industri halal Indonesia. Sesuai dengan masterplan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia 2019-2024 untuk mewujudkan Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia pemerintah terus menggenjot pengembangan sektor ini. Meski dinilai mengalami pertumbuhan yang baik di tengah kondisi pandemi, pemerintah merasa sektor ini masih harus ditingkatkan lagi. Itulah sebabnya pemerintah mengajak seluruh masyarakat dapat terlibat aktif dalam mengembangkan industri dan ekonomi berbasis halal ini.

Demikian hasil pantauan Netray, simak hasil analisis dan informasi terkini lainnya melalui https://blog.netray.id/

2 thoughts on “Pemerintah Fokus Kembangkan Industri Halal Di Tengah Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: