Paranoid Suara Ambulans hingga Rumor Ambulans Kosong Mondar-Mandir

Hampir 3 tahun virus corona mendiami Indonesia, masyarakat pun mulai terbiasa hidup berdampingan dengan virus berbahaya ini. Media pemberitaan terus membagikan informasi terkait jumlah kasus terkonfirmasi positif hari demi hari. Dengan jumlah kenaikan pasien positif yang terus meningkat, masyarakat pun dihimbau agar peduli dan sadar dalam memperketat protokol kesehatan demi menekan penyebaran virus. Upaya ini digalakkan lantaran mutasi virus tersebut tidak terkendali sehingga rumah sakit penuh, suara ambulans terdengar dimana-mana, tenaga kesehatan mulai kewalahan dengan membludaknya jumlah pasien positif covid beberapa pekan terakhir. 

Di sisi lain, ketakutan dan kekhawatiran mulai berkembang di tengah-tengah masyarakat. Terlalu sering mendengar suara sirine ambulans menjadi salah satu pemicu munculnya rasa takut tersebut. Ditambah lagi beredarnya berita hoaks di media sosial terkait ambulans kosong yang sengaja keliling untuk menakut-nakuti warga. Seperti apa keresahan warganet yang sering mendengar suara ambulans? Dan bagaimana curahan hati warganet terkait fenomena ambulans kosong tersebut? Simak ulasan Netray berikut. 

Pada gambar Top Words di atas, dapat terlihat perbincangan warganet paling banyak seputar fenomena ambulans yang sering mondar-mandir. Selain itu, suara sirine ambulans juga dinilai memicu kekhawatiran warganet. Hal ini terlihat dari kata muter, mondar-mandir, dan sirine yang berukuran lebih menonjol. Lantas seperti apa statistik perbincangannya? 

Selama sepekan periode pemantauan pada 23-29 Juni 2021 perbincangan keresahan warganet seputar ambulans mendulang sebanyak 3,136 tweets. Topik ini mencapai jangkauan yang luas karena banyak dibagikan oleh akun yang berpengaruh. Namun sedikit menarik interaksi warganet. 

Berdasarkan grafik di atas, puncak keramaian perbincangan terjadi pada 24 Juni 2021. Garis tweet dengan sentimen negatif terpaut jauh dari garis tweet sentimen positif. Garis grafik negatif mengalami penurunan di tanggal 24 Juni sedangkan garis positif justru mengalami kenaikan di tanggal puncak tersebut.

Puncak Perbincangan Paranoid Suara Ambulans

Puncak perbincangan 24 Juni dipenuhi dengan tweets keresahan warganet terkait suara sirine ambulans yang terus bergulir. Bahkan hampir tiap jam ambulans berlalu lalang di jalan raya. Selain itu terdapat pula tweets dari @mEiZARo yang membagikan video perbedaan bunyi sirine ambulans dengan tujuan meredam kepanikan warganet.

Suara Sirine Ambulans Semakin Mencekam  

Sirine ambulans yang berbunyi hampir tiap jam, menciptakan suasana mencekam di benak warganet. Sebab, banyaknya ambulans berseliweran menandakan situasi corona semakin tak terkendali. 

Ungkapan warganet yang justru merasa semakin panik dan sedih setelah mendengar suara sirine ambulans memenuhi linimasa twitter. Bahkan tidak sedikit warganet merasa suara sirine ambulans lebih menyeramkan daripada mimpi buruk atau sesuatu hal yang buruk. 

Warganet Stres Dengar Sirine Ambulans 

Bermula dari rasa panik, takut, dan khawatir setiap mendengar sirine ambulans berujung pada paranoid sampai akhirnya stres. 

Ketegangan setiap mendengar suara sirine ambulans hingga timbul perasaan stres tersebut dapat menurunkan imun tubuh. Padahal di masa pandemi seperti sekarang kekebalan imun dan kesehatan mental serta emosional merupakan hal yang sangat penting.

Hoax Ambulans Kosong Sengaja Mondar-Mandir Ciptakan Gaduh 

Di tengah ketegangan warganet mendengar suara sirine yang terus berseliweran di jalan raya, menyebar kabar fenomena terkait ambulans kosong. Kabar tersebut beredar di media sosial dengan tujuan untuk menciptakan kegaduhan di masyarakat supaya bersedia melakukan swab test. 

Seperti tweets yang diunggah oleh @kumparan bahwa isu ambulans kosong sengaja berlalu lalang di jalanan untuk menciptakan rasa takut warga. Sontak tweet tersebut mendapat tanggapan dari warganet seperti halnya dari akun @ifanabila. Ifa Nabila menuliskan tweet terkait beredarnya screen capture percakapan Whatsapp dari sopir ambulans yang mengaku sengaja mondar-mandir tanpa pasien bertujuan untuk menakut-nakuti warga supaya melakukan tracing swab agar rumah sakit balik modal. Fenomena ambulans kosong yang muter-muter tersebut juga menimbulkan pendapat warganet dari sudut pandang lain. 

Dari kedua pendapat warganet di atas, menyebutkan bahwa ambulans berhak membunyikan sirine meskipun dalam keadaan kosong tidak membawa pasien. Kemudian setelah mengantar pasien corona, ambulans harus melakukan dekontaminasi sebelum digunakan kembali.

Top Akun dan Top Lokasi 

Top Akun by Count
Top Lokasi

Topik perbincangan seputar ambulans banyak diangkat oleh akun portal media seperti @kompascom, @VIVAcoid, dan @kumparan. Seperti terlihat dari fitur Top Accounts by count pada gambar bagian kiri di atas. Akun portal berita tersebut adalah akun yang paling sering menyoroti topik seputar paranoid sirine ambulans. Kemudian, pada Top Locations terlihat bahwa Daerah Khusus Ibukota Jakarta menempati urutan pertama. Artinya jumlah keresahan warganet karena sirine ambulans paling banyak terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Penutup 

Melonjaknya kasus corona memang menjadi keprihatinan semua elemen masyarakat. Suara sirine ambulans yang berlalu lalang di jalanan membawa pasien corona ataupun pasien kritis lainnya tak disangka membawa dampak lain. Rasa ketegangan, ketakutan, hingga stres dirasakan masyarakat setiap mendengar sirine ambulans. Tak ayal apabila masyarakat merasa cemas berlebihan hingga mempengaruhi kekebalan imun. Semoga corona segera mereda dan pulih perlahan. Demikian analisis Netray. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: