Kenali Kombinasi Gerd dan Anxiety yang Berbahaya

Gerd menduduki trending Twitter pada Rabu, 15 Desember 2021. Bersamaan dengan itu kabar kematian selebgram Edelenyi Laura Anna hangat menghiasi media pemberitaan maupun media sosial. Berpulangnya Laura yang secara tiba-tiba tersebut menjadi perhatian netizen. Selain kasus yang menimpanya, netizen juga memperbincangkan salah satu penyakit yang diderita Laura. Menurut penjelasan Dokter, salah satu penyebab meninggalnya Laura karena kambuhnya gerd. Apa itu gerd? Dan mengapa ramai menjadi perbincangan netizen?

Tentang Gerd

Gastroesophageal reflux disease merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan refluks asam lambung yang berulang dengan jangka waktu panjang. Kondisi asam lambung yang mengikis dapat mengalir naik menuju kerongkongan. Oleh karena itu, timbullah sensasi nyeri ulu hati yang terasa panas seperti terbakar dan rasa masam dalam mulut. Mengutip dari Wikipedia, Diantara esofagus dan lambung terdapat otot melingkar bernama otot sphincter yang dapat mengencang dan mengendur. Pada saat menelan makanan otot sphincter akan melonggar sehingga makanan dan cairan mengalir menuju lambung dan setelah itu akan menutup kembali. Namun apabila katup tersebut melembah atau mengendur maka asam lambung atau isi lambung akan mengalir ke esofagus dan timbullah rasa mual. 

Penyakit gerd selalu identik atau berkaitan dengan anxiety, meskipun keduanya adalah suatu kondisi yang berbeda. Anxiety adalah kecemasan atau respons alami tubuh pada saat stres. Para peneliti percaya bahwa antara anxiety atau gerd saling berkaitan. 

Top Word Gerd (Sumber: Dashboard Netray)

Pendapat peneliti tentang keterkaitan antara gerd dan anxiety juga diperkuat dengan pengalaman-pengalaman netizen. Dilihat dari Top Word di atas, selain gerd yang menjadi topik perbincangan utama, terdapat pula kata stres, kambuh, lambung, meninggal, dan laura. Seperti telah disinggung di atas bahwa naiknya perbincangan tentang gerd bermula dari kabar kepergian selebgram laura. 

Statistik Gerd

Statistik Gerd (Sumber; Dashboard Netray)

Selama satu hari pemantauan pada tanggal 15 Desember 2021, topik perbincangan gerd mendulang sebanyak 1,373 ribu dengan dominasi tweet bersentimen negatif. Tweet perbincangan dengan sentimen negatif tersebut banyak membahas seputar penyakit gerd yang ternyata netizen sadari cukup berbahaya. Ditambah lagi apabila memiliki tingkat pengelolaan stres dan pikiran yang tidak stabil.

Gerd Seberbahaya Itu?

Penyakit asam lambung yang ketika kambuh akan melemahkan organ dalam seperti paru-paru dll. Maka tidak sedikit warganet yang berpendapat bahwa ketika penyakit gerdnya kambuh seperti susah nafas dan kerongkongan terasa panas. Seperti pendapat dari akun @heyadhy yang mengungkapkan bahwa kekita gerd kambuh rasanya seperti meninggal dunia atau sakaratul maut menjelang ajal.

Gerd dan Anxiety 

Ternyata kesehatan mental berkaitan dengan tingkat keparahan gerd. Konon menurut pendapat netizen semakin banyak yang dipikirkan dapat memicu kambuhnya gerd. Bahkan terdapat pula salah satu netizen yang beropini ketika sedang stress dan gerd kambuh layaknya double kill.  

Gerd Tidak Dapat Menyebabkan Kematian Mendadak 

Meskipun banyak yang berpendapat bahwa gerd adalah penyakit yang berbahaya akan tetapi gerd tidak dapat menyebabkan kematian secara mendadak. Sebab asam lambung naik tidak dapat memengaruhi jantung sehingga tidak dapat memicu kematian mendadak. 

Penutup

Penyakit gerd atau asam lambung yang sudah akut memang berbahaya. Apabila ketika gerd akut yang tengah kambuh dan tidak dapat mengelola stress dengan baik maka pikiran akan memperparah penyakit itu sendiri. Sebenarnya setiap penyakit itu kuncinya berada dalam pikiran kita sendiri, bagaimana dapat mengelola stres dan berpikiran yang positif. Semakin pikiran kita olah untuk terus berpikiran positif maka kesehatan mental dan jasmani pun akan mengikuti. Yuk jaga kesehatan jiwa dan raga. 

Simak analisisnya lainnya pada blog.netray.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: