Hubungan Panas AS Vs Iran Picu Perang Dunia Ketiga

Hubungan antara AS dan Iran kian memanas sejak terbunuhnya Jenderal Qassim Soelemani. Diketahui Jenderal Qassim Soelemani merupakan seorang petinggi pasukan militer Iran atau pemimpin pasukan Quds Force. Pada tanggal 03 Januari ia dikabarkan tewas akibat serangan udara yang diluncurkan AS dekat Bandara Internasional Baghdad.

Hal tersebut memicu reaksi berbagai kalangan di berbagai belahan dunia. Hingga dalam beberapa waktu lalu topik mengenai #Iran, #Soleimani, dan #WWIII menduduki trending topik dunia. Berikut hasil pantauan @netrayID terkait cuitan warganet di Twitter dan pemberitaan di berbagai Media Online.

Pantauan Melalui Twitter

Netray memantau pergerakan cuitan warganet terkait serangan AS terhadap Iran dengan kata kunci Donald Trump, Iran, AS, Soleimani, dan WWIII (World War III). Adapun pantauan tersebut dimulai sejak tanggal 03 Januari 2020 sampai dengan 08 Januari 2020.

Melalui pantauan @netrayID ditemukan sebanyak 32.482 cuitan warganet terkait topik AS dan Iran. Cuitan tersebut memuncak pada tanggal 08 Januari 2020. Adapun sentimen yang mendominasi cuitan terkait topik tersebut adalah cuitan bersentimen negatif.

Terdapat beberapa kosa kata populer terkait topik AS dan Iran, diantaranya Soleimani, Iran, Trump, Amerika, Serangan, Baghdad, dan lain sebagainya. Beberapa kosa kata tersebut muncul terkait intensitas yang kerap dicuitkan oleh warganet. Selain itu, portal media pemberitaan online @detikcom dan @BBCIndonesia menjadi Top Initiator pada topik tersebut.

Terkait serangan tersebut, Iran merespon akan melakukan serangan balik terhadap AS. Hal tersebut dibuktikan dengan tembakan roket Iran ke pangkalan AS di Irak pada Rabu 08 Januari 2020. Tidak hanya itu, dalam pidato prosesi pemakaman Jenderal Qassem Soleimani tersebut pihaknya menyatakan akan memberi hadiah untuk siapa saja yang dapat membawa kepala Donald Trump dan tidak takut untuk melakukan penyerangan langsung ke Gedung Putih sebagai bentuk balas dendam atas kematian tokoh revolusi mereka.

Sementara itu, Donald Trump menyatakan akan menyerang 52 wilayah Iran dengan dasar bahwa Iran dapat membahayakan warga dan kepentingan AS.

Berikut jaringan percakapan warganet terkait serangan AS kepada Iran. Terdapat beberapa akun yang terlihat melalui jaringan percakapan pantauan @netrayID, salah satunya akun @realDonaldTrump yang merupakan Presiden dari negara Amerika Serikat. Akunnya banyak dimention oleh waganet yang melayangkan protes dan menyayangkan peristiwa tersebut.

Serangan tersebut banyak disesali warganet diberbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Sebagian besar warganet berpikir bahwa hubungan panas kedua negara tersebut dapat memicu terjadinya perang dunia ketiga atau #WWIII. Berikut ini beberapa cuitan warganet.

Melalui gambar di atas dapat diketahui beberapa cuitan kekesalan dan kemarahan waraganet terkait peristiwa tersebut. Hingga tagar #WWIII menjadi trending topic dunia.

Pantauan Media Pemberitaan Online

Peristiwa serangan AS terhadap Iran tentu menjadi topik pemberitaan hangat di media berbagai belahan dunia. Demikian halnya media pemberitaan online. Berikut hasil pantauan @netrayID.

Melalui pantauan @netrayID terdapat sekitar 3.735 total pemberitaan di media online. Diantaranya terdapat 94 total media dan terdapat 14.8k total entities person.

Pemberitaan di media online didominasi oleh pemberitaan bersentimen negatif. Selain itu, pemberitaan memuncak pada tanggal 08 Januari 2020, pada tanggal tersebut terdapat 1.277 pemberitaan. Berikut ini beberapa pemberitaan pada tanggal 08 Januari 2020.

Pemberitaan tersebut terkait dengan situasi terkini AS dan Iran. Terdapat Headlines berita mengenai rudal balas dendam Iran hingga harga emas yang melonjak akibat peristiwa tersebut.

Seperti halnya Top Words pada Twitter, kosa kata Iran, Soleimani, Serangan, dan Amerika pun menjadi kosa kata populer pada pemberitaan di media online.

Beberapa pemberitaan mengenai situasi dan isu terkini terkait topik AS dan Iran. Diketahui bahwa Iran melakukan serangan balik dengan melepaskan tembakan rudal ke Pangkalan Militer AS di Irak. Terkait tindakan balas dendam tersebut FAA adanya penerbangan lintasi wilayah Iran. Hingga adanya wacana untuk mengevakuasi WNI di Iran apabila AS melakukan serangan balik kembali.

Melalui pantauan @netrayID dapat diketahui Top Facility pada topik ini adalah Bandara Internasional Baghdad yang merupakan lokasi serangan AS yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani. Kemudian diikuti top facility lainnya, seperti Gedung Putih, dan Pangkalan Militer AS yang diserang oleh rudal Iran.

Adapun Top Person pada topik ini yaitu Donald Trump yang dikonfirmasi bahwa serangan yang menewaskan Soleimani tersebut atas perintahnya. Selain itu, Top Person lainnya adalah Jenderal Qassem Soleimani yang merupakan tokoh revolusioner Iran yang tewas akibat serangan AS tersebut.

Amerika Serikat menjadi Top Organization pada topik ini, diikuti oleh Iran dan Pentagon milik Amerika. Hingga pada tanggal 08 Januari 2020 Iran telah memborbardir Pangkalan Militer AS sebagai bentuk balas dendam.

Kemudian, CNBC Indonesia menjadi Top Portal terkait pemberitaannya di Media Online. Sejak tanggal 03 Januari 2020 hingga 08 Januari 2020 CNBC Indonesia diketahui telah mengeluarkan sebanyak 321 artikel pemberitaan. Diikuti oleh Republika dengan jumlah artikel sebanyak 223, dan delapan portal berita lainnya.

Demikian hasil pantauan @netrayID terkait memanasnya hubungan AS dan Iran yang mencuatkan perang dunia ketiga atau #WWIII. Aksi balas dendam yang terus dilakukan oleh kedua negara tersebut tentu berdampak pada negara-negara lainnya yang mengkhawatirkan terjadinya aksi perang yang semakin besar. Tidak hanya berdampak pada perekonomian dunia, perang yang terjadi tersebut tentu akan merugikan asas kemanusiaan dan berbagai sektor lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: