Elon Musk Borong Bitcoin, Warganet Auto Nyesel

Belum lama ini tagar #Bitcoin menempati trending topik Twitter. Bukan tanpa sebab, Elon Musk seorang milyader asal AS baru saja memborong Bitcoin sebesar Rp 21 Triliun. Dampaknya nilai Bitcoin memuncak ke level tertinggi. Bitcoin pun berhasil menjadi perbincangan publik dan menempati trending topik Twitter hingga menjadi sorotan media pemberitaan daring nasional.

Bagaimanakah pembahasan topik ini di media pemberitaan daring? Sejauh apa warganet mengenal mata uang digital ini? Simak analisis Netray selengkapnya.

Sorotan Media Pemberitaan untuk Elon Musk dan Bitcoin

Bitcoin

Berdasarkan pantauan Netray ditemukan sebanyak 212 artikel pemberitaan terkait topik ini yang berasal dari 45 total media. Adapun Top Categories pada topik ini didominasi oleh pemberitaan berkategori Finance & Insurance dan Technology.

Berdasarkan grafik di atas terlihat puncak pemberitaan terjadi pada tanggal 09 Februari 2021. Hal ini bertepatan dengan trendingnya #Bitcoin di media sosial Twitter. Elon Musk melalui akun Twitternya menyampaikan dukungannya terhadap Bitcoin yang kemudian memicu naiknya nilai tukar cryptocurrency ini. Hal ini dapat diamati melalui beberapa pemberitaan berikut.

Tidak hanya itu, ia bahkan menyatakan bahwa Tesla akan menerima pembayaran dengan menggunakan Bitcoin. Itulah sebabnya Elon Musk membawa pengaruh besar terhadap nilai tukar Bitcoin.

Sisi Negatif Euforia Bitcoin

Di sisi lain, keputusan Elon Musk memborong Bitcoin justru mendapat tanggapan negatif dari beberapa pihak. Hal ini karena memicu euforia masyarakat akan investasi mata uang digital ini secara besar-besaran yang justru berdampak negatif terhadap lingkungan. Seperti dimuat dalam jurnal ilmiah Joule yang mengatakan bahwa produksi Bitcoin diperkirakan akan menghasilkan 22,9 juta metrik ton emisi karbondioksida setiap tahun berdasarkan studi tahun 2019.

Hal serupa juga diungkapkan oleh mantan Anggota Parlemen untuk Grantham dan Stamford, Nick Boles. Melalui koresponden BBC, Boles mengkritik dampak negatif Bitcoin terhadap lingkungan berdasarkan konsumsi energi tahunan Bitcoin di Argentina dari Universitas Cambridge. Melalui akun Twitternya ia mengunggah ulang cuitan Rory Cellan-Jones.

Pada Top Kategori terlihat Tesla menduduki Top Organizations pada topik ini. Hal ini tentu dipengaruhi oleh Elon Musk sebagai pemilik dari perusahaan ini dan dukungannya terhadap Bitcoin. Selain itu, pada kategori Top Portal terlihat ID Investing menduduki portal yang paling banyak menerbitkan artikel terkait topik ini.

Nilai Tukar Bitcoin Melonjak, Warganet Menyesal Tak Investasi Sejak Dulu

Netray turut memantau topik terkait Bitcoin sejak 04 Februari 2021 sampai dengan 10 Februari 2021 di Twitter. Selama periode tersebut ditemukan 6.4K total cuitan dengan didominasi oleh cuitan bersentimen negatif. Adapun impresi terkait topik ini mencapai 90.3K.

Seperti halnya pantauan News, di Twitter lonjakan juga terjadi pada tanggal yang sama, yaitu pada 09 Februari 2021. Ramainya perbincangan terkait topik ini turut memicu rasa penasaran masyarakat untuk mengetahui seluk beluk Bitcoin. Hal ini dapat diamati melalui beberapa cuitan berikut.

Nilai tukar yang mencapai lebih dari setengah miliar tentunya membuat euforia terhadap Bitcoin semakin menjadi-jadi. Terlebih pihak Tesla menerima pembelian produk mereka menerima Bitcoin sebagai alat tukar. Inilah sebabnya tidak sedikit warganet yang menyesal tidak berinvestasi pada Bitcoin sejak lama.

Di samping banyaknya rasa penyesalan yang muncul dalam perbincangan terkait topik ini, ternyata terdapat pula sejumlah warganet yang tidak mengetahui apa itu Bitcoin. Mereka meramaikan perbincangan topik ini dengan penuh rasa penasaran seperti berikut.

Minimnya informasi terkait hal ini membuat tidak semua warganet mengetahui berharganya uang digital ini dan memiliki potensi untuk berinvestasi. Namun, nilai tukarnya yang melonjak saat ini justru melahirkan beragam penyesalan dari warganet yang tertarik untuk berinvestasi.

Sementara itu, pada kategori Top People @elonmusk menempati urutan teratas sebagai subjek perbincangan di berbagai media. Demikian pula dengan USA yang menjadi Top Locations pada topik ini karena berkaitan dengan asal dari Elon Musk dan perusahaan yang dimilikinya.

Langkah Elon Musk untuk memborong Bitcoin dinilai menjadi pertanda potensi untuk berinvestasi pada uang digital ini. Hal tersebut memicu naiknya nilai tukar yang menyebabkan perbincangan topik ini di berbagai media. Meski demikian, warganet diharap mengenali dan mempelajari terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan untuk ikut berinvestasi pada uang crypto ini.

Demikian hasil pantauan Netray. Simak analisis lainnya melalui https://blog.netray.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: