Ekonomi Indonesia di Awal Tahun 2020: Bagaimana Tanggapan Warganet?

Sepanjang tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 5,02 persen. Hal tersebut dianggap tidak mudah ditengah ketidakpastian ekonomi global yang mempengaruhi sepanjang tahun lalu. Meski dianggap stabil hal ini menjadi catatan agar di tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat tumbuh besar dibanding tahun sebelumnya. Untuk dapat meningkatkan pertumbuhan tersebut dibutuhkan adanya reformasi struktural dalam negeri, baik pajak, investasi, dan UMKM yang menjadi tugas berat pemerintah. Reformasi tersebut dianggap dapat menarik dana asing dan menciptakan lapangan pekerjaan baru demi terciptanya ekonomi yang baik.

Infografik Pandangan Masyarakat Terhadap Isu Ekonomi Terkini

Netray memantau perbincangan warganet terkait isu ekonomi terkini sepanjang bulan Januari 2020. Diketahui sepanjang bulan tersebut perbincangan warganet didominasi dengan cuitan bersentimen negatif.

Berdasarkan pantauan @netrayID terlihat puncak cuitan yang terjadi pada beberapa waktu, diantaranya 07 dan 30 Januari 2020. Diketahui perbincangan warganet pada akhir Januari mulai memuncak sejak tanggal 28 Januari hingga 31 Januari.

Puncak Cuitan Warganet Twitter

  1. 07 Januari 2020

Pada awal tahun ini, publik dihebohkan dengan pemberitaan Badan Usaha Milik Negara PT Jiwasraya gagal membayar polis JS Saving Plan milik nasabah yang mencapai triliunan rupiah. Diketahui Jiwasraya sejak tahun 2004 telah mengalami permasalahan.Bahkan hingga tahun ini keuangan Jiwasraya tak kunjung membaik. Aset perusahaan tercatat senilai Rp 23,26 triliun, akan tetapi kewajibannya mencapai angka Rp 50,5 triliun. Ekuitas negatif Rp 27,24 dan liabilitas produk JS Saving Plan mencapai Rp 15,75 triliun.

Hal tersebut kemudian menarik perhatian warganet hingga pada tanggal 07 Januari 2020 perbincangan terkait topik tersebut mencapai 1,319 cuitan. Selain itu, pada tanggal ini perbincangan terkait masuknya kapal China di Natuna juga hangat diperbincangkan. Masyarakat merasa geram terkait keberadaan kapal asing tersebut dan berharap pemerintah dapat bertindak tegas.

2. 30 Januari 2020

Puncak cuitan selama Januari terjadi pada 30 Januari 2020. Pada tanggal tersebut ditemukan sebanyak 2,772 cuitan. Setelah skandal Jiwasraya mencuat ke publik pada bulan ini Asabri juga menjadi perhatian publik. Masyarakat mencium aroma skandal yang terjadi di perusahaan milik pemerintah tersebut. Akan tetapi, Dirut Asabri mengecam tudingan tersebut dan menegaskan keamanan Asabri dan terjamin.

Banyaknya kasus gagal pembayaran asuransi dan investasi menyebabkan sebanjang Januari perbincangan warganet semakin memuncak. Seperti halnya investasi bodong Memiles yang juga terungkap pada Januari 2020 yang tidak sedikit memakan korban.

Penyelesaian skandal Jiwasraya masih berlanjut hingga akhir bulan Januari. Hingga DPR RI memutuskan untuk membentuk Panitia Kerja terkait kasus tersebut. Dalam hal ini OJK sebagai lembaga independen juga ikut dievaluasi. Setelah beberapa tersangka ditetapkan terkait penyelesaian kasus tersebut, Erick Thohir selaku Menteri BUMN memastikan pengembalian dana nasabah Jiwasraya akan dimulai pada akhir Maret 2020.

Top Initiator

Pada topik ini akun @msaid_didu menjadi Top Initiator. M said Didu merupakan mantan komisaris PT Bukit Asam Tbk. Ia memiliki karir yang cukup cemerlang sebelum akhirnya mundur sebagai aparatur sipil negara. Diketahui sebelum mengundurkan diri ia kerap melayangkan kritik pada pemerintah. Pada topik terkait pandangan masyarakat terkait ekonomi terkini namanya kembali muncul sebagai Top Initiator.

Tidak hanya seputar topik skandal Jiwasraya, pada bulan ini masyarakat juga dihebohkan dengan masuknya kapal asing ke perairan Indonesia. Nama M Said Didu muncul dan mencuitkan tanggapannya terkait masuknya kapal China diperairan Natuna. Pemerintah seolah tidak tegas karena China merupakan salah satu investor negara, kemudian ia mengajak publik untuk menilai tindakan pemerintah tersebut. Hal senada juga dicuitkan oleh Susi Pudjiastuti, namanya juga masuk sebagai Top Initiator. Selaku Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan ia merasa berang melihat masuknya kapal asing ke wilayah teritorial Indonesia dan pemerintah justru meminta agar tak meributkan pelanggaran kedaulatan oleh China yang dikhawatirkan dapat mengganggu investasi yang berdampak pada pembangunan dan perekonomian negara.

Kosa Kata Populer

Sepanjang bulan Januari 2020 kata Investasi, Jiwasraya, Asuransi, China, Natuna, dan Investor menjadi kosa kata populer. Hal tersebut disebabkan beberapa peristiwa yang terjadi sepanjang bulan ini. Kata investasi dan asuransi tentu berkaitan dengan skandal Jiwasraya. Sedangkan kata investor, China, dan Natuna juga saling berkaitan pada bulan ini. Hal tersebut berkaitan dengan masuknya kapal China di perairan Natuna yang justru tidak ingin dipermasalahkan oleh pemerintah karena dikhawatirkan akan mengganggu investasi. Tidak hanya itu kata China juga terkait kasus merebaknya virus Corona yang tidak hanya menggemparkan dunia dan juga berdampak pada perekonomian.

Pada tahun ini pemerintah berupaya untuk menggenjot investasi untuk membangun Indonesia. Hal tersebut juga menuai pro kontra dari masyarakat. Masyarakat menilai pemerintah hanya mementingkan dana asing dan investasi sementara masyarakat merasa tertindas akan kepentingan tersebut. Belum lagi terkait kasus Jiwasraya yang berdampak ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Opini Publik

Skandal Jiwasraya menjadi Top Issue sepanjang bulan Januari. Perbincangan terkait topik ini terus bergulir, tidak hanya menjadi perbincangan di media sosial Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj juga angkat bicara. Ia mengatakan kegagalan perusahaan asuransi milik negara Jiwasraya dan beberapa perusahaan lainnya yang juga terindikasi merupakan catatan buruk pengelolaan industri asuransi di Indonesia. Ia menyayangkan kejadian tersebut karena dapat berdampak pada distrust atau ketidakpercayaan masyarakat pada industri asuransi.

Nasabah Jiwasraya merasa senang terkait perkembangan penyelesaian kasus tersebut. Namun mereka juga berharap mendapat kepastian terkait pengembalian dana nasabah. Meski demikian, Erick Thohir selaku Menteri BUMN telah memastikan pengembalian dana tersebut yang akan dimulai pada akhir Maret mendatang.

Jaringan Percakapan

Berdasarkan jaringan percakapan tersebut terlihat akun @jokowi, @erickthohir, @KemenBUMN, dan akun-akun lainnya yang kerap ditandai oleh warganet. Selaku Menteri BUMN nama Erick Thohir menjadi media darling sejak diungkapnya beberapa skandal yang terjadi di tubuh BUMN, dari Garuda hingga Jiwasraya.

Penutup

Tahun 2019 ditutup dengan pertumbuhan ekonomi diangka 5,02 persen. Meski tidak tumbuh dengan angka yang signifikan, angka tersebut dianggap cukup baik ditengah ketidakpastian ekonomi global yang terus terjadi sepanjang tahun lalu. Awal tahun menjadi catatan buruk terkait skandal yang terungkap di tubuh PT Jiwasraya. Perusahaan BUMN tersebut tidak mampu membayar saving plan nasabah yang mencapai triliunan rupiah. Tidak hanya itu, sederetan perusahaan lainnya milik BUMN terindikasi mengalami permasalahan yang sama. Hal tersebut menyebabkan sepanjang awal tahun 2020 pandangan masyarakat terkait perekonomian Indonesia didominasi oleh perbincangan bersentimen negatif. Hingga akhir bulan Januari topik terkait Jiwasraya masih menjadi perbincangan hangat warganet. Warganet berharap kasus tersebut dapat segera diselesaikan secara terbuka. Selain itu, masuknya kapal milik China di perairan Natuna juga menjadi topik perbincangan warganet. Akan tetapi, pemerintah justru mengambil sikap yang dinilai lunak, dan berharap masyarakat tidak meributkan hal tersebut. Mengingat China merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia. Hal tersebut yang kemudian membuat anggapan warganet semakin negatif terhadap pemerintah.

1 thought on “Ekonomi Indonesia di Awal Tahun 2020: Bagaimana Tanggapan Warganet?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: