Debat Ketiga Pilpres 2019: Analisis Topik Twitter & Media Daring

Tulisan ini akan mencoba menganalisis dinamika topik yang dibahas terkait Debat Ketiga Pilpres 2019. Sumber data yang dipakai dari Twitter dan Media Daring. Kurun waktu yang dianalisis yakni dari satu jam sebelum debat pukul 19.00 hingga satu jam setelah debat pukul 20.00.

Debat kali ini mengusung tema Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, serta Sosial dan Kebudayaan. Berbeda dengan debat sebelumnya, debat kali ini hanya untuk Cawapres saja.

Twitter

Gambar 1. Total Tweet

Dari pukul 19.00 hingga pukul 23.00 jumlah tweet yang terkumpul hampir mencapai 120.000 tweet. Tweet tentang Jokowi mencapai 60.000 sedangkan tentang Prabowo sekitar 59.000 (Gambar 1).

Gambar 2. Frekuensi tweet selama sebelum hingga setelah debat

Volume percakapan di Twitter (Gambar 2) menunjukkan angka kenaikan pada pukul 20.00 dan pukul 22.00. Angka tweet tertinggi pada pukul 22.00. Berdasarkan angka tersebut, analisis ini akan fokus pada pukul 21.30 hinggal pukul 22.30.

Setelah difilter hanya pada pukul 21.30-22.30, terlebih dahulu akan dilihat Jaringan Percakapan pada kurun waktu itu (Gambar 3).

Gambar 3 menunjukkan 20 user yang memiliki Jaringan Percakapan tertinggi. Semakin besar lingkaran, semakin besar percakapan yang terjadi. Garis berwarna merah berarti percakapan negatif, garis berwarna hijau berarti percakapan positif, dan garis berwarna biru berarti percakapan netral. Ada 3 user yang memiliki percakapan paling besar yakni, jokowi, prabowo, sandiuno, dan LiesSugiyanti. User prabowo dan jokowi memliki kelompok sendiri-sendiri dan lebih dekat, ini berarti apa yang dibicarakan saling berkaitan. Berbeda dengan user imanlagi dan radenrauf yang lebih menjauh. Kita akan melihat secara detail pada percakapan user prabowo dan jokowi.

Gambar 4 menunjukkan user jokowi memiliki percakapan besar dengan sentimen positif, negatif, netral. Ini berbeda dengan akun wakilnya KHMarufAmin_ yang memiliki percakapan relatif kecil. Akun prabowo juga memiki volume pembicaraan yang besar dengan sentimen positif, negatif, dan netral. Sedangkan akun sandiuno memiliki volume yang besar, namun sentimen percakapannya didominasi sentimen negatif.

Selanjutnya data akan difilter dengan tweet yang mengandung percakapan terhadap 20 user terbanyak di atas.

Dari data yang sudah difilter, muncul topik seperti Gambar 5. Rata-rata topik di atas mempunyai sentimen positif. Beberapa memiliki sentimen negatif seperti topik tentang “Program Kartu” dan “Tenaga Kerja Asing”. Adapun yang memilki sentimen positif yakni tentang “dukungan terhadap calon” dan “optimisme penurunan pengangguran”.

Media Daring

Gambar 6. Total Berita

Dari pukul 19.00 hingga pukul 23.00 jumlah berita yang terkumpul sekitar 1700 berita. Berita tentang Jokowi mencapai 820 berita sedangkan tentang Prabowo sekitar 810 berita.

Gambar 7. Frekuensi Berita selama sebelum hingga setelah debat

Volume percakapan di Media Daring (Gambar 7) menunjukkan angka kenaikan pada pukul 20.00 dan pukul 21.00. Berdasarkan angka tersebut, analisis akan fokus pada pukul 20.00 hinggal pukul 21.00.

Gambar 8. Media yang paling memberitakan pada pukul 20.00-21.00

Setelah difilter pada pukul 20.00-21.00, terlebih dahulu kita melihat media yang sering memberitakan pada kurun waktu tersebut. Gambar 8 menunjukkan Detik merupakan media yang sering memberitakan, disusul Bisniscom, Kompas, IDN Times. dan CNN Indonesia.

Lantas apa saja topik yang dibicarakan ke-5 besar media yang memberitakan di atas?

Gambar 10. Sentimen Pemberitaan Detik pada pukul 20.00-21.00

Pada Gambar 9 Detik membahas tentang Riset dan BPJS di Indonesia, dimana sentimennya didominasi Positif (Gambar 10). Ini berarti Detik memberitakan bahasan tentang Riset dan BPJS pada debat cawapres dengan sentimen positif.

Gambar 12. Sentimen Pemberitaan Bisnis.com pada pukul 20.00-21.00

Pada Gambar 11, Bisnis.com hanya membahas tentang peristiwa debat cawapres. Sentimen tertinggi Positif dan dibawahnya sedikit diikuti sentimen Netral (Gambar 12).

Gambar 14. Sentimen Pemberitaan Kompas.com pada pukul 20.00-21.00

Pemberitaan Kompas.com juga didominasi oleh pemberitaan peristiwa debat, dimana sentimennya juga didominasi positif (Gambar 13 dan 14).

Gambar 16. Sentimen Pemberitaan IDN Times pada pukul 20.00-21.00

Sama dengan sebelumnya, pemberitaan IDN Times juga didominasi oleh pemberitaan peristiwa debat, sentimen positif masih mendominasi (Gambar 15 dan 16).

Gambar 18. Sentimen Pemberitaan CNN Indonesia pada pukul 20.00-21.00

Jika pada pemberitaan sebelumnya didominasi tentang peristiwa debat, CNN Indonesia memberitakan tentang penemuan benda mencurigakan di dekat rumah asprasi Jokowi-Maruf. Tak hanya itu CNN Indonesia juga berbicara tentang isu Kesehatan dan Pendidikan yang dibahas saat debat. Pemberitaan tersebut didominasi sentimen positif (Gambar 17 dan 18).

Penutup

  • Percakapan paling tinggi di Twitter terjadi pada pukul 21.30 hinggal pukul 22.30. Akun Twitter paling banyak dimention adalah jokowi, prabowo, sandiuno, dan LiesSugiyanti.
  • Banyak yang mencuit dengan sentimen positif, negatif, dan netral terhadap akun jokowi. Hal yang sama juga terjadi pada akun prabowo . Namun di sisi lain akun sandiuno memiliki sentimen percakapannya didominasi sentimen negatif.
  • Topik yang dibahas di Twitter tentang “Program Kartu” dan “Tenaga Kerja Asing” yang memiliki sentimen negatif. Adapun yang memilki sentimen positif yakni tentang “dukungan terhadap calon” dan “optimisme penurunan pengangguran”.
  • Pemberitaan Media Daring yang paling tinggi terjadi pada 20.00-21.00 dengan Detik, Bisniscom, Kompas, IDN Times. dan CNN Indonesia sebagai media yang paling banyak memberitakan.
  • Hanya Detik dan CNN Indonesia yang tidak hanya memberitakan tentang peristiwa debat saja, seperti pemberitaan tentang penemuan benda mencurigakan, isu kesehatan & pendidikan oleh CNN Indonesia dan Detik yang membahas tentang riset dan bpjs.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: