Dear Prameks; Terima Kasih Telah Menemai Perjalanan Yogya-Solo

Pada 9 Februari lalu kabar tentang purna tugas Kereta Api Prambanan Expres (Prameks) menjadi viral di kalangan warganet. Kabar tersebut memunculkan tagar #prameks di media sosial Twitter hingga menduduki jajaran trending topik.

Seperti kita ketahui, Prameks merupakan kereta api lokal yang melayani rute Yogyakarta-Solo sejak 29 Mei 1994 sampai 9 Februari 2021. Selama 27 tahun menemani perjalanan, bagaimana ungkapan hati warganet pada KA Prameks? 

Media Monitoring Netray melakukan pemantauan selama periode 5 Februari-11 Februari 2021 untuk melihat apresiasi warganet terhadap Kereta Api Prameks. 

Hasilnya, topik Prameks diperbincangkan sebanyak 13 ribu cuitan dengan dominasi sentimen positif. Selama satu minggu pemantauan, terlihat bahwa perbincangan paling ramai terjadi pada 10 Februari dengan total sebanyak 9 ribu cuitan.

Gambaran sekilas tentang perbincangan warganet terkait Prameks dapat dilihat dari kumpulan top words di atas. Selain kata prameks yang mendominasi, terdapat kata sedih, kenangan, beroperasi, matur, suwun, dan berhenti yang juga banyak dicuitkan. Hal ini menunjukkan bahwa perbincangan warganet ialah seputar cerita pengalaman dan ucapan terima kasih kepada Kereta Api Prameks yang telah resmi berhenti beroperasi. Berikut beberapa contoh cuitan warganet. 

Sayonara Prameks 

Beberapa ucapan selamat tinggal kepada Kereta Api Prameks menghiasi jagat maya Twitter. Prameks meninggalkan kenangan bagi warganet sehingga banyak warganet yang merasa sedih ketika Prameks harus berhenti beroperasi.

Di sisi lain, tidak sedikit pula warganet yang baru mengetahui bahwa Prameks telah berhenti beroperasi pada 9 Februari lalu, salah satunya cuitan dari @ikramarki

Terima Kasih untuk 27 Tahunnya

Selain ungkapan kesedihan dan selamat tinggal, topik perbincangan kereta Prameks dibanjiri dengan ucapan terima kasih. 

Warganet menggemakan ucapan terima kasih atas jasa Kereta Api Prameks yang telah mendekatkan Solo-Yogyakarta tanpa lelah. Seperti cuitan dari @Jogja_Uncover dan @KompasTV yang menuliskan penghormatan terakhir pada Prameks untuk tetap menjadi kenangan terindah.

Sumbangan Impresi Negatif

Selain cuitan bernada positif di atas, warganet juga menuliskan kenangan buruknya terkait Kereta Api Prameks, seperti cuaca panas di dalam kereta hingga pembelian tiket yang membutuhkan waktu lama dengan antrean yang cukup panjang.

Sambutan untuk KRL, Si Pengganti Prameks

Setelah Kereta Api Prameks berhenti beroperasi, maka rute perjalanan Solo-Yogyakarta akan digantikan dengan KRL atau (Commuter Line). Dengan KRL ini penumpang tidak lagi menggunakan tiket, penumpang hanya perlu membuat Kartu Multi Trip (KMT) untuk melakukan perjalanan dengan rute Yogyakarta-Solo atau sebaliknya.

Cuitan di atas merupakan beberapa impresi warganet untuk Kereta Rel Listrik yang telah resmi beroperasi pada 10 Februari menggantikan Kereta Prameks. Salah satu impresi disampaikan warganet @Sant_alle yang telah menggunakan layanan KRL. Dalam cuitan tersebut @Sant_alle menyebutkan bahwa KRL Yogya-Solo nyaman, bersih dan telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. 

Top Lokasi dan Top Akun

Berikut adalah gambaran top Akun yang telah dihimpun Netray pada topik perbincangan kali ini. Beberapa akun tersebut merupakan akun populer yang paling banyak melakukan interaksi dengan warganet. Seperti akun @Jogja24jam, @kotasolo_fp, lalu @jawafess menjadi akun dengan intensitas penyebutan paling sering karena Prameks merupakan kereta penghubung Yogya-Solo sehingga akun yang muncul adalah akun-akun dari kedua kota tersebut. 

Sama halnya dengan top akun, pada top lokasi juga menghimpun beberapa daerah yang dilewati oleh rute perjalanan kereta tersebut. Seperti Yogya, Solo, Kutoarjo, dan Klaten. Pada setiap lokasi tersebut warganet juga menuliskan kenangannya selama menggunakan layanan Kereta Prameks. 

Penumpang Prameks dari masing-masing lokasi tersebut merasa terharu karena Prameks telah mempermudah perjalanan antar kota. Warganet yang merupakan penumpang dari beberapa lokasi rute perjalanan Prameks juga merasa bahwa jasa kereta ini sangat berarti dalam mendekatkan lokasi satu dengan lainnya. Ucapan terima kasih menggema di Twitter untuk melepas purna tugas Kereta Prameks, meski tidak sedikit pula warganet yang mengeluh bahwa Prameks panas dan jadul. Sekian analisis Netray, semoga dapat menambah informasi pembaca. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: