Setiap hari, ribuan opini tentang brand, kebijakan, produk, hingga tokoh publik tersebar di berbagai platform, sering kali dalam hitungan menit setelah suatu peristiwa terjadi. Percakapan ini bisa membentuk persepsi, memicu krisis, atau bahkan mengubah arah strategi komunikasi sebuah organisasi.
Masalahnya, volume percakapan tersebut terlalu besar...
Memasuki 2026, cara publik berbicara di ruang digital semakin kompleks. Percakapan tidak lagi hanya berbentuk teks. Video pendek, podcast, live streaming, hingga konten visual kini menjadi sumber utama opini publik. Dalam situasi ini, media monitoring berbasis teks saja tidak lagi cukup.
Organisasi membutuhkan platform yang...