Analisis Tema Debat Ketiga: Netizen Twitter Membahas Apa?

Debat ketiga Pilres 2019 membahas tema tentang Kesehatan, Ketenagakerjaan, Pendidikan, dan Sosial Budaya. Tulisan ini akan fokus membahas tentang apa yang dibahas netizen Twitter dari awal Maret hingga setelah debat berlangsung terkait tema debat yang diangkat. Dari waktu pengambilan data yang ditentukan, akan difilter data yang mempunyai grafik percakapan tertinggi. Setelah itu akan dianalisis Jaringan Percakapan dan Topik yang dibahas.

Pada permulaan akan diambil data Twitter dari tanggal 01 Maret sampai 18 Maret. Kata kunci yang dipakai mengacu pada tema debat:

Pendidikan: ‘pendidikan murah’, ‘pendidikan mahal’, ‘beasiswa pendidikan’, ‘kartu indonesia pintar’, ‘anak putus sekolah’, ‘kartu jakarta pintar’, ‘beasiswa tidak mampu’, ‘wajib pendidikan’, ‘wajib sekolah’, ‘pondok pesantren’, ‘pesantren’, ‘kurikulum pendidikan’.

Kesehatan: ‘bpjs’, ‘kesehatan murah’, ‘rumah sakit murah’, ‘kesehatan jiwa’, ‘jamkesmas’, ‘kesehatan mental’.

Ketenagakerjaan: ‘tki’, ‘buruh’, ‘pekerja lepas’, ‘pekerja’, ‘pekerja TI’, ‘pekerja IT’, ‘unicorn’, ‘programmer’, ‘revolusi industri’, ‘revolusi industri 4.0’, ‘calon pekerja’, ‘lowongan pekerjaan’, ‘tenaga kerja ilegal’, ‘buruh china’, ‘tenaga kerja china’, ‘ketenagakerjaan’, ‘perburuhan’, ‘tkw’.


Sosial dan Budaya: ‘kesenian’, ‘kajian sastra’, ‘sastra’, ‘kesusastraan, ‘toleransi umat’, ‘keadilan sosial’, ‘santunan sosial’, ‘toleransi umat beragama’, ‘budaya baca’.

Setelah itu didapat data dengan pembagiannya sebagai berikut:

Gambar 1. Perbandingan jumlah tweet tema debat dari awal Maret hingga 18 Maret.

Pada Gambar 1 menggambarkan tema tentang Ketenagakerjaan yang paling banyak dibahas netizen dalam setengah bulan ini. Lantas kapan tepatnya tweet paling tinggi percakapannya untuk setiap tema debat? Mari kita lihat gambar selanjutnya

Gambar 2. Tren percakapan tema Kesehatan dari awal Maret hingga 18 Maret.
Gambar 3. Tren percakapan tema Ketenagakerjaan dari awal Maret hingga 18 Maret.
Gambar 4. Tren percakapan tema Pendidikan dari awal Maret hingga 18 Maret.
Gambar 5. Tren percakapan tema Sosial Budaya dari awal Maret hingga 18 Maret.

Jika kita amati dari Gambar 2 sampai 5, grafik tertinggi percakapan sekitar tanggal 16-18 Maret. Hal ini tentu tidak mengherankan pada tanggal 17 ada peristiwa debat ketiga. Untuk itu kita akan fokus menganalisis pada tanggal 16-18 Maret.

Analisis selanjutnya akan melihat siapa saja user yang berpengaruh pada kurun waktu di atas melalui Jaringan Percakapan di bawah.

Ada 4 user yang memiliki percakapan tinggi soal tema Kesehatan, yaitu Sutop_PN, Sandiuno, saididu, dan ubbitless. Sandiuno, saididu, dan ubbitless memiliki garis percakapan bersentimen negatif (garis merah). Posisi mereka saling berdekatan, ini berarti dalam satu pembahasan yang sama. Sedangkan user Sutopo_PN lebih berjauhan dengan 3 user sebelumnya, yang berarti berada dalam pembahasan berbeda. Sentimen percakapan Sutopo_PN mayoritas positif (Gambar 6).

Selanjutnya pada tema Ketenagakerjaan, ada 3 kelompok. Kelompok pertama yang paling besar adalah user handokotjung dan andihiyat. 2 user ini memliki sentimen percakapan positif. Kelompok kedua adalah user _jorji, sandiuno, dan BangPino. 3 user ini memiliki sentimen percakapan negatif. Posisi yang berbeda 2 kelompok bisa dikatakan mereka sedang membahas hal yang berbeda. Kelompok ketiga berada di tengah-tengah 2 kelompok sebelumnya yakni user CakKhum dengan sentimen netral (warna biru) dan TirtoID sentimen negatif (Gambar 7).

Berikutnya pada Gambar 8, Jaringan Percakapan tema Pendidikan menunjukkan user yang paling berpengaruh adalah user Ferdinand_Haean, sandiuno, dan prabowo. Mereka membuat kelompok sendiri dengan mayoritas sentimennya negatif. Di sisi lain user jokowi dan KHMarufAmin_ menjadi user yang berpengaruh di sisi sebaliknya. Namun percakapan yang terjadi tidak sebanyak sisi lainnya.

Terakhir Gambar 9 menunjukkan Jaringan Percakapan tema Sosial Budaya. Pada gambar tersebut tidak ada kelompok besar yang terjadi, user saling berpencar. Beberapa user yang memiliki lingkaran yang cukup besar adalah sudjiwotedjo, BangPino, Fahrihamzah, wambohuhu, dan hnurwahid. User sudjiwotedjo memiliki mayoritas sentimen netral, fahrihamzah mayoritas positif, dan hnurwahid mayoritas negatif.

Setelah melihat seberapa besar percakapan dan siapa user yang berpengaruh, kita akan melihat apa saja topik yang dibicarakan.

Jika kita lihat pada Gambar 10, topik yang sering dibicarakan adalah BPJS. Rata-rata membahas tentang layanan BPJS yang kurang. Dari kelima topik tersebut, 4 di antaranya mayoritas sentimennya negatif.

Pada topik Ketenagakerjaan (Gambar 11) menunjukkan bahasan tentang unicorn dan teknologi. Topik yang mengandung kata kunci tersebut paling banyak mengandung sentimen negatif. Hal seperti ini menunjukkan bahasan tentang teknologi dan unicorn memang strategis.

Sedangkan pada topik Pendidikan (Gambar 12), topik yang sering dibahas tentang pesantren dan beasiswa. Beberapa mempunyai sentimen netral, sisanya negatif.

Dan terakhir pada Gambar 13, topik Sosial Budaya banyak bicara tentang peristiwa penembakan di Selandia Baru. Mayoritas dari topik ini mempunyai sentimen negatif.

Penutup

  • User yang memiliki pengaruh pada isu Kesehatan adalah Sutopo_PN, Sandiuno, saididu, dan ubbitless. Pada topik ini bahasan yang paling banyak tentang BPJS dengan sentimen mayoritas negatif.
  • User yang memiliki pengaruh pada isu Ketenagakerjaan adalah handokotjung, andihiyat, _jorji, sandiuno, dan BangPino. Pada topik ini bahasan yang paling banyak tentang unicorn dan teknologi dengan sentimen mayoritas negatif.
  • User yang memiliki pengaruh pada isu Pendidikan adalah Ferdinand_Haean, sandiuno, prabowo, jokowi dan KHMarufAmin_. Pada topik ini bahasan yang paling banyak tentang pesantren dan beasiswa dengan sentimen negatif dan netral.
  • User yang memiliki pengaruh pada isu Sosial Budaya adalah sudjiwotedjo, BangPino, Fahrihamzah, wambohuhu, dan hnurwahid. Pada topik ini bahasan yang paling banyak tentang peristiwa penembakan di Selandia Baru dengan sentimen mayoritas negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: